7 Agu 2015

Bunga Terakhir


Bunga yang tadinya segar dan indah, semakin hari semakin layu. Makin hari makin menghitam. Makin hari makin mengering. Vas itu tadinya penuh dengan air es. Entah kemana sekarang. Bisa saja mengering atau diminum oleh serangga khayalku. Tepatnya di atas meja dekat jendela. Titik fokusku selalu jatuh disana setiap sore. Bukan pada jendela atau pemandangan sore di sana. Tapi pada bunga kering di dalam vas. Mawar kering tersorot sinar jingga sore hari dari langit barat. Tetap terlihat indah bagiku. Mawar pertamaku. Bahkan terakhir.

Aksi Panggung The 1975 Mengecewakan

Setelah ini mendengarkan Robbers rasanya ga akan lagi semenyenangkan dulu, karna bercampur aduk dengan perasaan marah dan bersalah. Baru saj...