Udah lama banget ya dari terakhir kali aku update di blog ini. Kalo boleh jujur, sebenarnya banyak sekali cerita yang ingin aku bagikan sepanjang setahun ini. Namun rasanya ga akan cukup di satu kali post hehe. Hal yang paling mengesankan bagiku di setahun terakhir adalah pandemi. Ya, semua merasakan dampaknya, termasuk juga aku sebagai mahasiswi. Kebetulan aku sudah masuk dipertengahan semester 4 awal tahun ini. Saat diharuskan isolasi mandiri di rumah masing-masing, saat itu juga bertepatan dengan minggu Ujian Tengah Semesterku. Beberapa dosen ada yang memaklumi keadaan dengan meniadakan ujian, kabar yang menyenangkan tentunya. Namun, beberapa yang lain mengganti ujian dengan tugas. Ada juga yang tetap melaksanakan ujian secara daring.
Lucunya saat harus pulang ke kampung halamanku, aku pikir libur pandemi ini akan berlangsung hanya dua minggu selama pelaksaaan UTS. Jelas aku hanya sedikit membawa baju dan barang-barangku yang sekiranya penting untuk keberlangsungan hidupku setelahnya, skincare misalnya. Sisanya aku tinggal di kost-an ku di Malang. Ternyata dugaanku salah. Pandemi masih terus berlanjut hingga hari ini.
Terhitung sejak pertengahan bulan Maret hingga sekarang, sudah lebih dari sembilan bulan aku di rumah. Tidak lagi merantau, tidak lagi pusing tengah malam mau makan apa. Senang lebih banyak waktu bersama keluarga. Maklum, kegiatan kuliah dan organisasi sering menyita waktu akhir pekanku. Sebelumnya mungkin di rumah cuma dua hari saja dalam sebulan, sekarang bisa tiap hari. Tidak usah pusing laundry dan masak indomie, hihi.
Kegiatan perkuliahan pun mengalami penyesuaian. Sampai sekarang aku masih melaksanakan kuliah secara daring. Semua sistem pembelajaran terasa lebih praktis karena teknologi. Walaupun jarak jauh dan sering terkendala masalah teknis, tidak mengurungkan semangat belajar teman-temanku dan para bapak ibu dosen dalam menyampaikan ilmu. Tak jarang aku menemui teman-temanku yang terkendala sinyal di rumahnya yang cukup jauh dari pusat kota. Namun, dia selalu berusaha untuk tetap bisa mengikuti kegiatan perkuliahan dengan baik dengan segala keterbatasan yang ada. Semua berusaha sebaik mungkin di kondisi yang serba sulit ini.
Kegiatan organisasi kampusku juga beralih ke sistem daring. Banyak program kerja yang terpaksa harus mengalami penyesuaian dengan kondisi yang ada. Namun lagi-lagi, beruntungnya kita hidup di era teknologi yang berkembang pesat. Semua menjadi semakin mudah dan tidak seberat yang dibayangkan karna fasilitas teknologi.
Selain kuliah dan organisasi, aku juga sering mengikuti webinar selama di rumah aja. Kampusku juga membuka program magang online semester ini. Bekerja sama dengan beberapa company besar dan memberi banyak sekali perkuliahan tambahan yang menambah insight baru untukku pribadi. Salah satunya adalah dengan Smartfren. Dalam online course bersama smartfren banyak membahas mengenai kepegawaian dan manajemen karyawan. Kebetulan aku pun juga mengambil minat di bidang manajemen sumber daya manusia. Jadi materi yang dibawa oleh smartfren dekat dengan materi kuliahku di kelas. Senang rasanya dapat menambah banyak wawasan baru bagaimana realita manajemen sdm di lapangan dari praktisinya langsung.
Tapi tidak bisa dipungkiri, kalau perkuliahan secara luring atau offline akan terasa lebih menyenangkan. Berinteraksi langsung dengan teman-teman kuliahku. Melaksanakan perkuliahan di kelas. Kangen juga ternyata merasakan naik tangga ke lantai lima di kelas pagi gara-gara lift penuh. Kangen juga makan soto di kantin sehabis pusing mengerjakan akuntansi. Apalagi merasakan sibuk mondar-mondir gedung UKM atau rapat di cafe bareng temen-temen organisasi sampai larut malam. Pengen banget ngerasain masa-masa itu lagi, huhuu.
Kemungkinan besar semester depan kampusku tetap melaksanakan perkuliahan secara daring. Tidak bisa menyalahkan siapa-siapa juga. Keadaannya juga sedang tidak kondusif. Namun, aku percaya kalau kita semua bisa sadar atas tanggung jawab badan kita masing-masing sebenarnya kegiatan perkuliahan secara luring pun bisa terlaksana. Asaaalll… selalu siap sedia menerapkan 3M protokol kesehatan yang baik dan benar. Menolong nyawa orang lain bisa lho dimulai dari diri sendiri, dengan sadar atas tanggung jawab badan kita masing-masing.
Semoga kita semua tetap dalam kondisi sehat dan baik ya teman-teman, sampai akhirnya kita bertemu lagi dalam kondisi yang jauhhhhhh lebih baik daripada hari ini.
See u in another story, XOXO.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar