Tampilkan postingan dengan label Sharing is Caring. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sharing is Caring. Tampilkan semua postingan

22 Des 2020

Setahun Terakhir

Udah lama banget ya dari terakhir kali aku update di blog ini. Kalo boleh jujur, sebenarnya banyak sekali cerita yang ingin aku bagikan sepanjang setahun ini. Namun rasanya ga akan cukup di satu kali post hehe. Hal yang paling mengesankan bagiku di setahun terakhir adalah pandemi. Ya, semua merasakan dampaknya, termasuk juga aku sebagai mahasiswi. Kebetulan aku sudah masuk dipertengahan semester 4 awal tahun ini. Saat diharuskan isolasi mandiri di rumah masing-masing, saat itu juga bertepatan dengan minggu Ujian Tengah Semesterku. Beberapa dosen ada yang memaklumi keadaan dengan meniadakan ujian, kabar yang menyenangkan tentunya. Namun, beberapa yang lain mengganti ujian dengan tugas. Ada juga yang tetap melaksanakan ujian secara daring.

Lucunya saat harus pulang ke kampung halamanku, aku pikir libur pandemi ini akan berlangsung hanya dua minggu selama pelaksaaan UTS. Jelas aku hanya sedikit membawa baju dan barang-barangku yang sekiranya penting untuk keberlangsungan hidupku setelahnya, skincare misalnya. Sisanya aku tinggal di kost-an ku di Malang. Ternyata dugaanku salah. Pandemi masih terus berlanjut hingga hari ini.

Terhitung sejak pertengahan bulan Maret hingga sekarang, sudah lebih dari sembilan bulan aku di rumah. Tidak lagi merantau, tidak lagi pusing tengah malam mau makan apa. Senang lebih banyak waktu bersama keluarga. Maklum, kegiatan kuliah dan organisasi sering menyita waktu akhir pekanku. Sebelumnya mungkin di rumah cuma dua hari saja dalam sebulan, sekarang bisa tiap hari. Tidak usah pusing laundry dan masak indomie, hihi.

Kegiatan perkuliahan pun mengalami penyesuaian. Sampai sekarang aku masih melaksanakan kuliah secara daring. Semua sistem pembelajaran terasa lebih praktis karena teknologi. Walaupun jarak jauh dan sering terkendala masalah teknis, tidak mengurungkan semangat belajar teman-temanku dan para bapak ibu dosen dalam menyampaikan ilmu. Tak jarang aku menemui teman-temanku yang terkendala sinyal di rumahnya yang cukup jauh dari pusat kota. Namun, dia selalu berusaha untuk tetap bisa mengikuti kegiatan perkuliahan dengan baik dengan segala keterbatasan yang ada. Semua berusaha sebaik mungkin di kondisi yang serba sulit ini.

Kegiatan organisasi kampusku juga beralih ke sistem daring. Banyak program kerja yang terpaksa harus mengalami penyesuaian dengan kondisi yang ada. Namun lagi-lagi, beruntungnya kita hidup di era teknologi yang berkembang pesat. Semua menjadi semakin mudah dan tidak seberat yang dibayangkan karna fasilitas teknologi.

Selain kuliah dan organisasi, aku juga sering mengikuti webinar selama di rumah aja. Kampusku juga membuka program magang online semester ini. Bekerja sama dengan beberapa company besar dan memberi banyak sekali perkuliahan tambahan yang menambah insight baru untukku pribadi. Salah satunya adalah dengan Smartfren. Dalam online course bersama smartfren banyak membahas mengenai kepegawaian dan manajemen karyawan. Kebetulan aku pun juga mengambil minat di bidang manajemen sumber daya manusia. Jadi materi yang dibawa oleh smartfren dekat dengan materi kuliahku di kelas. Senang rasanya dapat menambah banyak wawasan baru bagaimana realita manajemen sdm di lapangan dari praktisinya langsung.

Tapi tidak bisa dipungkiri, kalau perkuliahan secara luring atau offline akan terasa lebih menyenangkan. Berinteraksi langsung dengan teman-teman kuliahku. Melaksanakan perkuliahan di kelas. Kangen juga ternyata merasakan naik tangga ke lantai lima di kelas pagi gara-gara lift penuh. Kangen juga makan soto di kantin sehabis pusing mengerjakan akuntansi. Apalagi merasakan sibuk mondar-mondir gedung UKM atau rapat di cafe bareng temen-temen organisasi sampai larut malam. Pengen banget ngerasain masa-masa itu lagi, huhuu.

Kemungkinan besar semester depan kampusku tetap melaksanakan perkuliahan secara daring. Tidak bisa menyalahkan siapa-siapa juga. Keadaannya juga sedang tidak kondusif. Namun, aku percaya kalau kita semua bisa sadar atas tanggung jawab badan kita masing-masing sebenarnya kegiatan perkuliahan secara luring pun bisa terlaksana. Asaaalll… selalu siap sedia menerapkan 3M protokol kesehatan yang baik dan benar. Menolong nyawa orang lain bisa lho dimulai dari diri sendiri, dengan sadar atas tanggung jawab badan kita masing-masing.

Semoga kita semua tetap dalam kondisi sehat dan baik ya teman-teman, sampai akhirnya kita bertemu lagi dalam kondisi yang jauhhhhhh lebih baik daripada hari ini.

See u in another story, XOXO.

28 Mar 2019

Business Model Canvas

Jadi ceritanya, tadi pagi aku ikut seminar yang keren banget. Seminar ini diadain di fakultasku dan memang seminar intenal fakultas. Pematerinya juga dosen fakultas aku sendiri Bapak Ari Irawan SE., MM., Beliau berharap dengan adanya seminar tadi kita bisa menjadi jembatan buat temen-temen yang lain juga tau tentang topik yang di bahas dan aku langsung tergerak untuk berbagi ke kalian nih.

Jadi topik yang dibahas adalah Business Model Canvas yang sering disebut juga dengan BMC. BMC ini dibuat untuk perencanaan bisnis gituu. Misal punya ide bisnis, tapi bingung gimana cara eksekusinya. BMC ini bisa membantu kalian untuk menyiapkan rencana bisnis dengan matang, sehingga saat eksekusi dapat fokus dengan tujuan yang ingin dicapai.

Kurang lebih kayak gitu gambaran BMC, maaf gambarnya aku cari di google.

Nah di BMC ini kamu bisa nentuin target pasar, pendapatan, pengeluaran dll. Mungkin aku ceritain satu-satu aja yaaa

Yang pertama Customer Segments, di kolom ini kamu tentuin target pasar kamu. Bisa se-spesifik mungkin, mulai dari gender, pekerjaan, umur. Misal ingin bisnis hijab, udah pasti target pasar kamu wanita berhijab, mungkin mahasiswi atau pelajar, bisa juga pekerja kantoran. Dengan target pasar yang spesifik kamu bisa tentuin strategi promosi produk kamu supaya ga salah sasaran.

Yang kedua ada Customer Relationship, bahasa sederhananya disini kamu bisa tentuin apa aja yang kamu lakukan buat tetep keep in touch sama customer kamu. Bisa dengan ngadain give away, diskon di tanggal hari besar, promo, saran dan masukan dll.

Selanjutnya ada Channels. Di kolom ini adalah media yang kamu gunakan untuk nyampein produk kamu ke customer. Bisa dengan media sosial, event, bazar, brosur, paid promote dll.

Lalu ada Value Proposition, disini kamu bisa analisis kelebihan, kekurangan, peluang, dan tantangan atau SWOT dari produk yang kamu miliki. Sehingga kamu bisa bikin strategi untuk pemasarannya. Misal bisnis hijab yang tadi, kelebihan dari hijab kamu kualitasa premium dengan harga terjangkau, tapi punya kekurangan mudah kusut, peluangnya masih belum terlalu banyak bisnis hijab kualitas premium namun harga terjangkau, tantangannya mungkin bisa di preodusen bahan baku hijab yang jauh di luar kota. Dari analisis SWOT ini kamu bisa bikin rencana yang lebih matang buat poduk kamu.

Selanjutnya, ada Key Activities. Di kolom ini kamu tulis apa aja yang bakal kamu lakuin untuk menjalankan bisnis kamu. Mulai dari pesan bahan baku, produksi, promosi, pemesanan, sampai produk sampai ke tangan konsumen.

Key Resources, adalah apa yang kamu butuhkan untuk menjalankan bisnis kamu. Bisa bahan baku, alat untuk produksi, kuota untuk promosi bisa dimasukan juga. SDM juga bisa termasuk KR. Misal kalo bisnis kamu online, admin bisa termasuk KR. Kalau kamu butuh editor untuk foto dan gambar produk kamu, itu juga termasuk KR.

Key Pertners, adalah dengan siapa kita bekerja sama untuk menjalankan binis kita. Bisa dengan komunitas, kalau kamu ingin menitikan produk kamu di sebuah toko, toko tsb juga trmasuk dama KP.

Selanjutnya Cost Structure, adalah rencana pengeluaran. Apa saja yang perlu kamu beli dalam menjalankan bisnis ini. Lebih spesifik bisa di sertakan harganya. Sehingga kamu juga bisa menentukan harga untuk produk kamu.

Yang terakhir Revenue Structure, adalah rencana pendapatan. Dari mana saja kamu akan mendapat penerimaan. Pendapat bukan hanya dari penjualan, mungkin kamu bisa buat rencana pendapatan yang lain. Bisa dari kerjasama sponsor dengan event dan lain sebagainya.

Nah, dari gambar diatas bisa kita lihat kalau tiga kolom CS, CR dan Channels adalah apa yang bisa dirasakan langsung oleh customer. Istilahnya, itu adalah wajah produk kita di mata cutomer. Sedangkan KA, KR dan KP adalah apa aja yang terjadi dan kita butuhkan di dalam bisnis kita. Kalo VP ada di tengah-tengah perusahaan dan customer, yang artinya diketahui oleh perusahaan dan juga customer. Sedangkan CS dan RS adalah rencana keuangan kita.

Mungkin itu sedikit yang pengen aku bagi sama kalian. Semoga bermanfaat dan membantu kamu dalam merencanakan ide-ide bisnis yang kamu punya. Aku yakin diluar sana banyak banget yang punya ide bisnis yang keren. Tapi ide-ide itu akan stuck dalam pikian dan angan kalian kalo gak langsung di realisasikan. Jadi ayooo, mulai aja dulu.

Salam, Putri.

22 Jul 2018

Kumpulan Soal dan Catatan Rangkuman SBMPTN

Assalamualaikum
Hai semuaaaa

Jadi aku baru aja rapiin binder dan lemari buku, trus nemu beberapa catatanku buat persiapan sbm kemarin. Awalnya niatnya mau dibakar yang gak kepake, tapi setelah pikir-pikir sayang juga. Karena aku nulisnya niat banget dan rapi, walaupun tulisanku jelek hehe. Jadi aku mau share aja nih disini, siapa tau ada yang butuh dan semoga bisa membantu. Oiya, ada juga beberapa soal buat latihan sbm. Beberapa soal ada yg aku ikut try out ada juga yang aku nemu di twitter. Yang di pdf itu dari aku ikut try out, sudah ada pembahasannya pake warna merah, kalo yg dari twitter lupa itu udah pembahasan belum, tapi boleh banget buat dipelajari. Oiya lagi nih, catetannya nggak lengkap lengkap banget karna itu aku tulis buat review dari aku belajar video di internet sama materi di buku. Jadi cuma bab bab awal aja, baru dapet dikit bab udah hari H aja ;[

klik ini ya untuk download. Feel free to download ;]
Semoga bermanfaat, maaf bgt kalo kurang jelas atau catetannya nggak kebaca hehe.

Oiya mau ucapin terima kasih banyak buat yang ikut mendoakan, Alhamdulillah sbmku lulus pilihan pertama, senengnya bukan mainnnnnnn. Btw, kalo aku share caritaku belajar kemarin gimana ada yg mau baca gak yaa? Komen ''mau'' dong kalo pengen tau, aku akan dengan senang hati berbagi.

Itu aja deh, mau langsung tidur habis ini. Kenyang banget habis makan bakso. Jangan pengeeenn.
Sekian,
Wassalam.

14 Des 2016

Kriteria Nyaman(nya) Anak Kos

Liburan udah tinggal menghitung hari. Semester ganjil di kelas sebelas sudah terlewati. Alhamdulillah. Kalo dipikir-pikir masa putih abu-abuku tinggal tiga semester lagi. Cepet banget rasanya. Perasaan baru kemarin aku merasakan exited jadi anak baru Madrasah Aliyah. Waktu memang terasa cepat saat kita bersama orang-orang yang kita sayang.

Satu semester terakhir banyak banget yang aku lewati. Berasa kayak anak sekolah beneran (emang dulu nggak jadi anak sekolah beneran?). Merasakan banyak tugas ini itu. Mapel ini diminta membuat laporan, mapel lain minta observasi, sedangkan mapel satu lagi minta tugas persentasi. Belum lagi mapel yang keliatanya gak tugas-tugas tiba-tiba mengajak ulangan mendadak. Berasa banget keteganganya jadi anak sekolahan. Apalagi kebetulan semester ketiga ini aku mendapat predikat anak kosan. Iya, aku ngekos. Karna jarak rumahku dengan sekolah yang hampir 27 km. Mengharuskanku mencari tempat tinggal yang lebih dekat dengan sekolah kalo tidak mau dihukum menyapu halaman sekolah jika telat.

Beruntungnya aku mendapat kosan yang mencukupi fasilitasya untuk rata-rata seorang pelajar, seperti aku. Apalagi fasilitas nomor satu seorang pelajar saat mencari kosan kalo bukan. . tau kan. . Yup, WiFi. Bukan hanya itu sih. Kosan sebagai tempat kita melepas lelah setelah sekolah atau kerja seharian juga harus memenuhi kriteria nyaman kita. Setiap orang punya kriterianya masing-masing. Misal, "gue harus sekamar sendiri, karna gue kalo tidur banyak gaya" atau "sekamar berdua deh biar irit biaya, kan bisa patungan". "Gue mau yang ada acnya" atau "Gue mau kosan gue kamar mandi dalem biar gak perlu antri". Sebuah kenyamanan dalam berkos-kosan itu perlu.

Kadang aku mikir, "Nanti kalo mau kuliah gimana ya cari kosanya. Kalo gak cocok sama temen sekos, anaknya gak asik asik bikin gak betah gimana, atau salah pilih kos trus malah nambah pengeluaran orang tua kan juga sayang" (karna temen sekosanku sekarang rame-rame parah. Love you ARD kos)

Tapi, semua masalah itu gak perlu di khawatirin lagi. Tempo hari aku dapet info yang sangat berguna buat lagi cari kosan atau cari teman sekos. Dan pastinya bisa banget untuk di cocokin dengan kriteria nyamanya kita. Yaitu website Serumah.com.

Apa tuh Serumah.com?

Serumah.com adalah platform yang bisa menghubungkan kita sebagai pengguna untuk mencari teman sekamar atau berbagi kamar. Kamu yang merasa terbebani dengan harga kos tapi merasa kosan itu type kamu banget kamu bisa share kamarmu dengan orang lain. Bisa banget kan patungan. Tinggal iklanin aja di Serumah.com.
Bukan cuma kosan aja yang bisa kamu ikalanin. Bisa juga apartemen atau rumah sewa. Untuk harganya berapa, gak perlu khawatir. Tinggal disesuaikan aja dengan budget yang kita punya dan juga lokasi yang kita inginkan.


Kenapa harus Serumah.com?

Karna situs ini adalah jawaban yang mudah bagi pelajar, mahasiswa dan profesional muda yang merantau jauh dari kota asal mereka. Yang sedang mencari tempat tinggal atau mencari roomate, housemate berdasarkan preferensi masing-masing dengan sangat mudah. Tinggal buka situsnya di laptop atau pc. Daannn.. serumah.com ini sudah mobile-fiendly. Jadi kalian juga bisa banget akses lewat smartphone dimanapun dan kapanpun (asal punya paketan hihi).

Untuk mempermudah lagi mencari tempat tinggal yang sesuai selera, ada opsi tambahan yang disediakan. Seperti tanggal tersedia kamar, berbagi kamar atau tidak, membawa hewan peliharaan diperbolehkan, merokok tidak, ada kamar mandi dalam atau tidak, semua bisa ditambahkan sendiri di profile pengguna.


Setelah menemukan yang dirasa cocok, langsung aja kontak si penyewa, mudah kan.

Kalo mau mengiklankan tempat tinggal kamu, caranya juga gampang banget.


  • Pertama: Daftarkan kamar sewamu dengan memasukan informasi selengkap mungkin. Kalo bisa di tambahkan sedikit gambaran tentang kamar yang kamu tawarkan.
  • Kedua: Share ke social media kamu
  • Ketiga: Cek e-mail kamu dengan rajin. Semisal ada yang tertarik dengan kamar yang kamu iklankan.
  • Keempat: Dan kamu akan segera mendapat roomate yang kamu inginkan.
Gimana? tertarik dengan Serumah.com

Aksi Panggung The 1975 Mengecewakan

Setelah ini mendengarkan Robbers rasanya ga akan lagi semenyenangkan dulu, karna bercampur aduk dengan perasaan marah dan bersalah. Baru saj...