Kita diam
Kita tak bersuara
Kita penuh rahasia
Kita simpan rapat untuk kita sendiri
Mataku jatuh ke dalam sosok masa lalu mu
Mengaggumi begitu hebatnya dia
Terlihat begitu mewah
Seakan dia adalah mutiara sedangkan aku keong kali
Fikiranmu rumit
Tak dapat ku tebak
Alasan apa yang membuatmu lebih memilih keong kali ketimbang mutiara indah dalam cangkang?
Aku sempat bertanya, tapi seperti yang aku bilang
Fikiranmu rumit
Tapi kata katamu seolah membawaku semakin dekat
Dekat pada pusaran yang sangat aku takuti dan ku hindari
Takut antara benarkah itu miliku?
Atau sekedar bayangan fana
Kala itu senja
Aku mengagumi sosok masa lalumu
Yang membuatku terus bertanya
Benarkah kamu sudah melupakanya?
Kala itu senja
Di dalam bioskop remang remang
Aku tau kau tak pandai berkata
Namun mudah untuk ku baca
Dari sorot matamu menatapku penuh binar
Dan seolah berkata dan menegaskan
"Aku sudah melupakanya, sudah tak ada lagi rasa antara aku dengan dia. Kini saatnya kau singgah di hatiku. Namun, siapkah kau tuk jatuh cinta lagi?'
KitaKita diam
Kita tak bersuara
Kita penuh rahasia
Kita simpan rapat untuk kita sendiri
Langganan:
Komentar (Atom)
Aksi Panggung The 1975 Mengecewakan
Setelah ini mendengarkan Robbers rasanya ga akan lagi semenyenangkan dulu, karna bercampur aduk dengan perasaan marah dan bersalah. Baru saj...
-
Setelah ini mendengarkan Robbers rasanya ga akan lagi semenyenangkan dulu, karna bercampur aduk dengan perasaan marah dan bersalah. Baru saj...
-
Udah lama banget ya dari terakhir kali aku update di blog ini. Kalo boleh jujur, sebenarnya banyak sekali cerita yang ingin aku bagikan sepa...
-
Hari ini seseorang berulang tahun Umurnya berkurang, ia tak tenang Tadi pagi satusnya sedang bersedih Ingin mengucapkan, takut pesanku...