3 Mar 2017

Bali day1 #tindakbalijogja17

Hari yang paling bersejarah, harus aku tandai dalam kalender hidupku. 28 Februari 2017, secara perdana aku naik kapal menyebrang pulau. Padahal, sejujurnya sempat gugup sebelum naik kapal. Tapi aku senang. Sekitar pukul 00.30 wib bus yang aku tumpangi terpakir di area parkir kendaraan kapal feri. Aku dan kawan-kawanku segera turun dari bis dan mencari tempat duduk yang sekiranya strategis. Tapi sepertinya tidak. Karna jendelanya tidak bisa di buka. Yah, gimana. Namanya juga baru bangun, setengah nyawa baru kumpul sudah suruh turun bis cari tempat duduk.

Tapi ini hari bersejarahku. Aku tidak mau hanya duduk saja dan menyia-nyiakan kesempatan menikmati angin laut di atas kapal feri. Dari pada meneruskan sambungan mimpiku, aku lebih memilih pergi berjalan-jalan ke temanku yang lain. Dia mengajaku berkeliling kapal. Melewati ruang duduk yang lain, lorong dan beberapa anak tangga, dan voila, kami ada di atas atap kapal.

Senangnya, melihat banyak bintang di tengah malam. Seketika kantuku hilang. Juga lumba-lumba dan paus sedang cari makan, tapi jangan percaya. Aku bohong tentang yang terakhir.

Cukup menyenangkan, bisa mencuri obrolan. Walau tetap berakhir kaku, dingin dan tidak berkesan. Tapi sungguh menawan, kerlip bintang yang aku lihat barusan. Bersama salah satu teman satu kosan, sejenak, tentang perkara hati terlupakan.

Aksi Panggung The 1975 Mengecewakan

Setelah ini mendengarkan Robbers rasanya ga akan lagi semenyenangkan dulu, karna bercampur aduk dengan perasaan marah dan bersalah. Baru saj...