Belum lagi di tambah urusan organisasi yang mengharuskan mengurus kegiatan ini itu guna menunjang prestasi non akademik. Di tambah lagi kalo jauh dari orang tua, harus hidup sendiri di kota orang. Apapun di tentukan sendiri, terlebih harus dengan pemikiran yang matang. Mengesampingkan cucian kotor, nanti malam makan apa dan ''berapa hutangku padamu'' oleh tugas dari guru. Parahnya lagi sudah berkali-kali mencoba mengerjakan tetap tidak paham itu untuk apa nanti. Haruskah aku nanti memasak juga mengukur ketajaman pisau yang aku pakai, jumlah kalor setiap satu kali memasak atau unsur apa saja yang ada di sebuah jangan sop.
Dan semoga apa yang aku lakukan sekarang menjadi bekal yang sangat bermanfaat nantinya di kehidpanku yang lebih baik. Motivasi diri sendiri aja.
Ku harus kuad. Toh hasil yang aku petik juga aku nikmati sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar