14 Jun 2018

Ied Mubarak 1439 H

Takbir berkumandang. Rumah sepi. Mas jalan-jalan sama temennya habis buka bersama. Bapak dapet piket di pos ramadhan, jaga dari siang sampai sekarang belum pulang. Teh panas yang ibuk buat dari sore sudah dingin. Bapak mengeluh masuk angin katanya lewat telfon, ibuk khawatir, tapi bapak tenang habis di kerokin sama temannya. Budhe pergi ke toko sepatu sama anggun beli sepatu baru. Aku temani ibuk nonton karma di antv, tvnya disetel, ibuk nonton youtube. Aku baca thread di twitter sambil nyemil stik balado. Habis capek nonton single terbaru siti badriah ibuk ngantuk, pamit merem sambil bergumam 'lak takbir ngene iki kelingan mak' aku diam saja, tapi ikut sedih, di hati rasanya perih, mau mbrebes tapi tertahan. Takbir keliling masih terus lanjut lewat depan rumah, mulai dari pick up sampai truck, semua heboh dengan soundnya masing-masing. Ibuk tetep merem mencoba tidur, aku temani disampingnya. Jam sudah pukul 9, bapak belum juga pulang. Ibuk pamit tidur di kamar, minta tolong ditutupkan pintu depan. Aku masuk kamar, menulis ini. Sambil bersyukur. Alhamdulillah masih lengkap meski tidak berkumpul. Setidaknya semua sehat dan baik-baik saja. Semoga Ramadhan ini berkah, dan semoga dipertemukan lagi di Ramadhan tahun depan.

Tak lupa mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H
Mohon maaf lahir dan batin semuanyaaa

xoxo,
putri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aksi Panggung The 1975 Mengecewakan

Setelah ini mendengarkan Robbers rasanya ga akan lagi semenyenangkan dulu, karna bercampur aduk dengan perasaan marah dan bersalah. Baru saj...