28 Jul 2017

Dalam Hati yang Ikhlas

Aku tidak pernah menyangka. Bahwa cerita kita hanya sebuah kenangan. Aku kira semua cerita indah yang kita buat akan menjadi memori yang indah yang akan kita kenang bersama. Menceritakanya ke generasi kita selanjutnya. Bercengkrama betapa bahagianya kita saat bergandeng tangan dan membuat janji yang akan kita wujudkan bersama. Aku kira semua itu akan terlaksana seperti mimpi mimpi ku setiap malam.
Engkau yang telah berbahagia melanjutkan kehidupan mu aku ucapkan selamat. Aku pun akan melakukan hal yang sama. Melanjutkan kehidupanku. Mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Aku pun berhak mendapatkanya bukan?
Apabila mungkin suatu hari kita bertemu dalam saat yang indah. Saat kita tidak pernah saling mencari tapi dipertemukan kembali. Aku akan sangat merasa bahagia. Karna do'a yang kupanjatkan setiap malam slalu di dengar dan dikabulkan. Lalu bagaimana denganmu? Bagaimana rasanya saat namamu yang selalu kusebut dalam rentetatan do'a do'aku?
Teruntukmu,
Pangeran yang slalu ku do'akan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aksi Panggung The 1975 Mengecewakan

Setelah ini mendengarkan Robbers rasanya ga akan lagi semenyenangkan dulu, karna bercampur aduk dengan perasaan marah dan bersalah. Baru saj...